Cerita tentang Nabi Muhammad SAW memang banyak dan ada beberapa cerita tentang Nabi Muhammad SAW yang telah menginsprasi saya baik dalam bertindak dan juga bersikap. Salah satunya cerita berikut yang mungkin sudah sering kalian baca maupun dengar. Tapi inilah salah satu cerita yang menjadi inspirasi saya sehingga membentuk sikap saya serta tindakan.
Dikisahkan, setiap kali Nabi Muhammad SAW melintas di depan rumah seorang wanita tua, Nabi selalu diludahi oleh wanita tua itu. Suatu hari, saat Nabi Muhammad SAW melewati rumah wanita tua itu, beliau tidak bertemu dengannya. Karena penasaran, beliau pun bertanya kepada seseorang tentang wanita tua itu. Justru orang yang ditanya itu merasa heran, mengapa ia menanyakan kabar tentang wanita tua yang telah berlaku buruk kepadanya.
Setelah itu Nabi Muhammad SAW mendapatkan jawaban bahwa wanita tua yang biasa meludahinya itu ternyata sedang jatuh sakit. Bukannya bergembira, justru beliau memutuskan untuk menjenguknya. Wanita tua itu tidak menyangka jika Nabi mau menjenguknya.
Ketika wanita tua itu sadar bahwa manusia yang menjenguknya adalah orang yang selalu diludahinya setiap kali melewati depan rumahnya, ia pun menangis di dalam hatinya, "Duhai betapa luhur budi manusia ini. Kendati tiap hari aku ludahi, justru dialah orang pertama yang menjengukku."
Dengan menitikkan air mata haru dan bahagia, wanita tua itu lantas bertanya, "Wahai Muhammad, mengapa engkau menjengukku, padahal tiap hari aku meludahimu?" Nabi Muhammad SAW menjawab, "Aku yakin engkau meludahiku karena engkau belum tahu tentang kebenaranku. Jika engkau telah mengetahuinya, aku yakin engkau tidak akan melakukannya."
Mendengar jawaban bijak dari Nabi, wanita tua itu pun menangis dalam hati. Dadanya sesak, tenggorokannya terasa tersekat. Lalu, dengan penuh kesadaran, ia berkata, "Wahai Muhammad, mulai saat ini aku bersaksi untuk mengikuti agamamu." Lantas wanita tua itu mengikrarkan dua kalimat syahadat, "Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah."
Demikianlah salah satu kisah teladan kesabaran Nabi Muhammad SAW yang sungguh menakjubkan dan sarat akan nilai keteladanan. Nabi Muhammad SAW tidak pernah membalas keburukan orang yang menyakitinya dengan keburukan lagi, tetapi Nabi justru memaafkannya.
Makna dari cerita ini adalah, teruslah bersikap baik terhadap orang yang meperlakukan buruk kepada kita. Karena apa yang kita lakukan dan bagaimana kita menyikapinya itu bisa berefek dengan aspek disekitar kita. Apabila kita bertindak dan bersikap dengan baik saat keburukan menimpa kita maka yakinlah bahwa keburukan yang menimpa kita itu akan berubah menjadi suatu kebaikan dikarenakan bagaimana cara kita bertindak dan bersikap.
Sebagai contohnya di cerita diatas. Nabi Muhammad SAW diperlakukan buruk seperti diludahi dan dihujat. Namun Nabi Muhammad SAW menyikapinya dengan bersabar, tenang, selalu mendoakan hal yang baik dan memaafkan orang yang memperlakukannya buruk. Sehingga pada momen tertentu orang itu berubah dan tersadar karena mengetahui serta memahami tindakan dan sikap Nabi Muhammad SAW.
Sekian Cerita yang menginspirasi saya sampai sekarang. Semoga kita semua diberi kelancaran dan kemudahan dalam menjalani apapun atau mencapai tujuan yang baik, serta selalu dalam lindungan Allah SWT. Amiin